
Semakin bertambahnya zaman dan semakin canggihnya
teknologi, maka semakin berkembang luas pula penerapan gaya hidup oleh manusia dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam arti lain, gaya
hidup dapat memberikan pengaruh positif atau negatif bagi yang menjalankannya,
tergantung pada bagaimana orang tersebut ngejalaninya.
Dewasa ini, gaya
hidup sering disalahgunakan oleh sebagian besar remaja. Apalagi para remaja
yang berada dalam kota
Metropolitan. Mereka cenderung bergaya hidup dengan mengikuti mode masa kini.
Tentu saja, mode yang mereka tiru adalah mode dari orang barat. Jika mereka dapat
memfilter dengan baik dan tepat, maka pengaruhnya juga akan positif. Namun
sebaliknya, jika tidak pintar dalam memflter mode dari orang barat tersebut,
maka akan berpengaruh negatif bagi mereka sendiri.
Salah satu contoh gaya
hidup sebagian remaja yang mengikuti budaya orang barat adalah mengkonsumsi
minum – minuman keras, narkoba, dan barang haram sejenis lainnya. Mereka
beranggapan bahwa jika tidak mengkonsumsi barang-barang tersebut, maka ia akan
dinilai sebagai masyarakat yang ketinggalan zaman atau tidak gaul.
Ini adalah pengertian yang sangat salah. Di era modern
ini, memang para remaja dituntut untuk berhati – hati dalam segala hal, baik
dalam pergaulan maupun penerapan dalam kehidupan. Padahal jika kita teliti,
minum – minuman keras dan narkoba dapat merusak kesehatan dan mental orang yang
mengkonsumsinya. Tetapi mereka tidak begitu paham dengan istilah itu.
Untuk itu, di zaman yang serba modern ini orang tua yang
mempunyai anak remaja harus memantau pergaulan, teman-teman, dan gaya hidup yang mereka
terapkan. Dan untuk para remaja harus berhati -hati dalam menerima budaya dari
luar dan harus bisa memfilter/menyaring budaya dari luar secara baik dan tepat.
